Informasi Pendidikan, Tugas, Guru, Contoh, Cara, Jelaskan, Pengertian, Perbedaan, Persamaan

Kamis, 26 November 2015

PROSES PEMBENTUKAN OVUM/ SEL TELUR PADA WANITA

"

Proses Pembentukan Ovum Pada Manusia - Selamat pagi sahabat cafependidikan.com, terkait dengan mata pelajaran biologi saya akan membagikan informasi yang bermanfaat kalian semua para pengunjung setia website pendidikan terbaru dan masih fresh. Oke saya kali ini akan membahas tentang proses ovum pada manusia / wanita pada khususnya. Proses pembentukan sel telur disebut oogenesis, proses ini berlangsung di dalam ovarium (indung telur). Sel telur berasal dari sel induk telur yang disebut oogonium. Dalam oogonium, terkandung kromoson sebanyak 23 pasang. Sel-sel oogonium ini bersifat diploid. Di dalam ovarium ini, sel-sel oogonium membelah secara mitosis.

Pada proses oogenesis ini, oogonia akan berkembang menjadi oosit primer. Oosit primer masih memiliki kromosom yang sama dengan sel induknya, yaitu 23 pasang dan badan kutub I, kemudian oosit sekunder akan mengalami pembelahan lagi secara mitosis membentuk ootid dan badan kutub II. Selanjutnya ootid inilah yang akan berkembang menjadi ovum. Ovum yang dihasilkan dari proses ini hanya berjumlah satu.
PROSES PEMBENTUKAN OVUM/ SEL TELUR PADA WANITA
Perhatikan gambar ini

Pembentukan Sel Telur

Proses oogensis ini diatur oleh hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone), yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis di dasar otak. Fungsi hormon FSH adalah:
  1. mengatur proses pertumbuhan sel telur;
  2. menghasilkan hormon estrogen, hormon estrogen pada kadar tertentu dapat menghambat produksi hormon FSH;
  3. mempengaruhi sel-sel folikel yang berfungsi untuk memberi nutrien pada sel telur.

Ovulasi

Bagaimana proses ovulasi terjadi? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu kita harus mengetahui pengertian proses ovulasi. Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur. Proses ovulasi dipengaruhi oleh hormon, yaitu LH dan FSH. Kedua hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis di dalam otak. Pada saat inilah seorang wanita dikatakan mengalami masa subur. Masa subur bagi seorang wanita tidak berlangsung setiap hari. Satu siklus menstruasi (haid) akan dimulai pada hari pertama setelah hari terakhir masa haid sebelumnya dan berakhir pada hari pertama masa haid berikutnya. Mulai pada hari pertama siklus ini sel telur bersama folikelnya akan mengalami pematangan. Lalu pada sekitar 13 – 15 hari sebelum hari pertama haid akan terjadi ovulasi.

Setelah sel telur masak, selanjutnya akan dikeluarkan dari ovarium. Dalam proses ini, sel telur berada di dalam folikel. Folikel dan dinding ovary robek, akhirnya sel telur yang sudah matang akan keluar dan masuk ke dalam oviduk (tuba falopi) melalui infundibulum, yaitu bagian yang berbentuk seperti jari-jari. Telur yang telah dewasa ini akan masuk ke dalam saluran telur (tuba falopi) yang akan menghanyutkannya ke dalam rahim dengan cairan khusus. Sel telur dewasa ini baru akan dapat dibuahi dalam tempo 24 jam setelah dilepaskan oleh indung telur (ovarium) yaitu pada saat dalam perjalanan menuju rahim

Setelah sel telur dilepaskan, maka sel folikel menjadi kosong. Sel ini kemudian akan berubah menjadi korpus luteum. Pembentukan korpus luteum ini didikung oleh LH. Terbentuknya korpus luteum akan memicu terbentuknya hormon estrogen dan progesteron.

Demikian sahabat cafependidikan.com tentang ulasan saya yang bertema cara proses pembentukan sel telur pada tubuh wanita. Semoga informasi ini dapat memberikan jawaban akan pertanyaan kalian pada google. Silahkan jika ada beberapa pertanyaan tentang dunia pendidikan Indonesia, isi saja pada kolom komentar.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : PROSES PEMBENTUKAN OVUM/ SEL TELUR PADA WANITA

0 komentar:

Posting Komentar